• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Tertekan di Awal Pekan, Dolar AS Naik ke Level Rp16.685!

Rupiah Tertekan di Awal Pekan, Dolar AS Naik ke Level Rp16.685!

December 8, 2025
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

October 7, 2026
Aplikasi Sekuritas Terbaik di Indonesia Berbasis AI

Aplikasi Sekuritas Terbaik di Indonesia Berbasis AI

October 7, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 7, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Tertekan di Awal Pekan, Dolar AS Naik ke Level Rp16.685!

10 months ago
in Lifestyle
Rupiah Tertekan di Awal Pekan, Dolar AS Naik ke Level Rp16.685!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pertama pekan ini, meskipun dolar AS justru berada dalam tekanan di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, rupiah pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (8/12/2025), terkoreksi sebesar 0,33% dan ditutup di level Rp16.685/US$.

Sejak pembukaan perdagangan pagi, rupiah memang sudah berada di zona merah dengan dibuka melemah 0,03% di level Rp16.640/US$. Sepanjang hari, pergerakan rupiah berada di rentang Rp16.640-Rp16.693/US$.

Pada saat yang sama, indeks dolar AS (DXY) tercatat melemah 0,11% ke level 98,885. Namun, rupiah masih gagal memanfaatkan momentum pelemahan dolar tersebut.


Pergerakan rupiah hari ini diwarnai oleh kombinasi sentimen eksternal dan domestik. Dari luar negeri, pelaku pasar global tengah menantikan keputusan suku bunga bank sentral AS (The Fed) yang akan diputuskan dalam rapat FOMC pada 9-10 Desember atau Jumat dini hari waktu Indonesia.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, saat ini pasar memproyeksikan peluang sebesar 88,4% bahwa The Fed akan memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin menjadi 3,50%-3,75% pada pertemuan mendatang.

Ekspektasi pemangkasan ini mendorong tekanan pada dolar AS di pasar global seiring investor mulai mengambil posisi risk-on dan mengalihkan dana ke aset berisiko serta pasar emerging. Namun, rupiah belum mampu memetik sentimen positif tersebut secara optimal.

Dari sisi domestik, pasar juga mencermati langkah pemerintah yang telah memulai sosialisasi ketentuan baru terkait kewajiban penempatan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) ke perbankan.

Aturan baru yang merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Perubahan atas PP Nomor 36 Tahun 2023 itu mengatur sejumlah ketentuan baru yang akan mulai berlaku pada 1 Januari 2026.

Salah satu pengaturan krusial adalah revisi Pasal 6 yang mengatur penempatan DHE SDA yang tidak lagi diwajibkan kepada eksportir di LPEI dan/atau bank non-Himbara, melainkan seluruhnya wajib ditempatkan di Himbara.

“Tidak ada penempatan dan pemanfaatan DHE di rekening non-Himbara. 100% dana wajib masuk Himbara,” dikutip dari dokumen sosialisasi pemerintah terkait Strategi Kebijakan Penguatan Likuiditas Valas Domestik ke perbankan, Senin (8/12/2025).

Ketentuan penting lainnya adalah perubahan kewajiban konversi dolar hasil ekspor yang sebelumnya 100% harus dikonversi ke rupiah, kini menjadi paling banyak 50%. Meski demikian, pemerintah tetap mempertahankan kewajiban retensi DHE SDA nonmigas sebesar 100% dengan jangka waktu paling singkat 12 bulan.

“Aktivitas transfer ke rupiah maksimal 50% dan penggunaan untuk kewajiban valas hanya bisa dilakukan di rekening khusus Himbara,” sebagaimana tercantum dalam dokumen sosialisasi tersebut.

Di sisi lain, pemerintah juga memperluas pemanfaatan valas yang telah ditempatkan eksportir di Himbara. Sisa dana setelah konversi dapat digunakan untuk pemenuhan kewajiban valas dari dana pihak ketiga (DPK) di Himbara serta penempatan pada instrumen yang telah diatur, termasuk Surat Berharga Negara dalam valuta asing (SBN Valas).

CNBC INDONESIA RESEARCH

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .