• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Koreksi 0,15%, Dolar AS Naik Jadi Rp16.640

Rupiah Koreksi 0,15%, Dolar AS Naik Jadi Rp16.640

December 4, 2025
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

October 7, 2026
Aplikasi Sekuritas Terbaik di Indonesia Berbasis AI

Aplikasi Sekuritas Terbaik di Indonesia Berbasis AI

October 7, 2026
September 2026, Cadangan Devisa RI Turun USD 200 Juta Jadi 146,3 M

September 2026, Cadangan Devisa RI Turun USD 200 Juta Jadi 146,3 M

October 7, 2026
Ada Transaksi Pasar Nego Rp 26 T di Saham Bayan, Haji Isam Masuk?

Ada Transaksi Pasar Nego Rp 26 T di Saham Bayan, Haji Isam Masuk?

October 7, 2026
Akhir Sesi I IHSG turun 0,55% ke Level 6.158, Saham BYAN Jadi Beban

Akhir Sesi I IHSG turun 0,55% ke Level 6.158, Saham BYAN Jadi Beban

October 7, 2026
FTSE Russell, Pertahankan Pasar Modal RI di Secondary Emerging Market

FTSE Russell, Pertahankan Pasar Modal RI di Secondary Emerging Market

October 7, 2026
Susun Standar Biaya, LPS Benchmarking ke Kemenkeu, OJK dan BI

Susun Standar Biaya, LPS Benchmarking ke Kemenkeu, OJK dan BI

October 7, 2026
Video: Harga Minyak Naik – Batu Bara Dekati Level Tertinggi 4 Bulan

Video: Harga Minyak Naik – Batu Bara Dekati Level Tertinggi 4 Bulan

October 7, 2026
Danantara Investasi Migas Rp4,5 Triliun di AS, Analis Bilang Gini

Danantara Investasi Migas Rp4,5 Triliun di AS, Analis Bilang Gini

October 7, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 7, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Koreksi 0,15%, Dolar AS Naik Jadi Rp16.640

10 months ago
in Lifestyle
Rupiah Koreksi 0,15%, Dolar AS Naik Jadi Rp16.640
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Kamis (4/12/2025).

Merujuk data Refinitiv, kurs rupiah mengalami tekanan sebesar 0,15% atau naik ke level Rp16.640/US$ pada penutupan perdagangan. Rupiah sejatinya sudah mengalami pelemahan sejak dibuka pada perdagangan pagi tadi di level Rp16.620/US$ atau melemah tipis 0,03%.

Pelemahan berlanjut hingga penutupan perdagangan, sepanjang perdagangan, rupiah bergerak di rentang level Rp16.620 – Rp16.653/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB tengah mengalami penguatan 0,14% di level 98,991.


Pelemahan rupiah hari ini terjadi seiring rebound dolar AS di pasar global, meskipun secara tren dolar masih berada dalam tekanan. Mata uang greenback melemah setelah serangkaian data ekonomi yang kurang menggembirakan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga pekan depan.

Greenback juga mendapatkan tekanan dari meningkatnya spekulasi politik moneter di Washington. Investor kini menimbang peluang penunjukan Kevin Hassett, penasihat ekonomi Gedung Putih, sebagai Ketua The Fed menggantikan Jerome Powell pada Mei mendatang. Hassett diperkirakan akan mendorong pelonggaran kebijakan lebih cepat.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan mengumumkan kandidat pengganti Powell awal tahun depan. Namun proses seleksi yang diperpanjang ini meningkatkan ketidakpastian di pasar, terlebih karena sejumlah analis menilai bahwa penunjukan Hassett dapat menekan dolar.

Di sisi lain, probabilitas penurunan suku bunga The Fed semakin menguat. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar saat ini memperkirakan 89% kemungkinan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan FOMC pekan depan, dengan total ekspektasi pelonggaran mencapai 89 bps hingga akhir 2026.

Rebound dolar hari ini memberikan tekanan tambahan bagi rupiah, meskipun secara garis besar greenback masih dalam tren pelemahan.

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) tetap siaga menjaga stabilitas kurs, bahkan di luar hari kerja resmi.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan bahwa upaya menjaga rupiah tidak mengenal hari libur. Dia mencontohkan episode pelemahan tajam pada April lalu, ketika rupiah sempat menembus atas Rp17.000/US$ di tengah libur Lebaran. Pada momen itu, BI melakukan intervensi agresif, termasuk di pasar luar negeri.

“Per April kemarin saat tenang Lebaran, market hit dari luar. Kita langsung coba masuk intervensi di offshore,” ujar Destry dalam acara CNBC Indonesia Financial Forum di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Destry menegaskan bahwa stabilitas kurs tetap menjadi fokus utama kebijakan BI, meskipun bank sentral juga mendapat mandat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui UU P2SK.

CNBC INDONESIA RESEARCH

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .