• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BNI Sekuritas Ungkap Proyeksi Ekonomi dan Pasar Modal RI

BNI Sekuritas Ungkap Proyeksi Ekonomi dan Pasar Modal RI

December 3, 2025
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

October 7, 2026
Aplikasi Sekuritas Terbaik di Indonesia Berbasis AI

Aplikasi Sekuritas Terbaik di Indonesia Berbasis AI

October 7, 2026
September 2026, Cadangan Devisa RI Turun USD 200 Juta Jadi 146,3 M

September 2026, Cadangan Devisa RI Turun USD 200 Juta Jadi 146,3 M

October 7, 2026
Ada Transaksi Pasar Nego Rp 26 T di Saham Bayan, Haji Isam Masuk?

Ada Transaksi Pasar Nego Rp 26 T di Saham Bayan, Haji Isam Masuk?

October 7, 2026
Akhir Sesi I IHSG turun 0,55% ke Level 6.158, Saham BYAN Jadi Beban

Akhir Sesi I IHSG turun 0,55% ke Level 6.158, Saham BYAN Jadi Beban

October 7, 2026
FTSE Russell, Pertahankan Pasar Modal RI di Secondary Emerging Market

FTSE Russell, Pertahankan Pasar Modal RI di Secondary Emerging Market

October 7, 2026
Susun Standar Biaya, LPS Benchmarking ke Kemenkeu, OJK dan BI

Susun Standar Biaya, LPS Benchmarking ke Kemenkeu, OJK dan BI

October 7, 2026
Video: Harga Minyak Naik – Batu Bara Dekati Level Tertinggi 4 Bulan

Video: Harga Minyak Naik – Batu Bara Dekati Level Tertinggi 4 Bulan

October 7, 2026
Danantara Investasi Migas Rp4,5 Triliun di AS, Analis Bilang Gini

Danantara Investasi Migas Rp4,5 Triliun di AS, Analis Bilang Gini

October 7, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 7, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

BNI Sekuritas Ungkap Proyeksi Ekonomi dan Pasar Modal RI

10 months ago
in Lifestyle
BNI Sekuritas Ungkap Proyeksi Ekonomi dan Pasar Modal RI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) menilai kondisi ekonomi nasional tetap prospektif, dan mampu tumbuh berkelanjutan meski di tengah ketidakpastian situasi global.

SEVP Research BNI Sekuritas Erwan Teguh menilai, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih ditopang oleh konsumsi domestik, kebijakan yang berfokus pada stabilitas, investasi, hingga program sosial. Di samping itu, pemerintah diperkirakan akan menghindari ekspansi fiskal besar-besaran.

“Tantangan utama yang dihadapi Indonesia adalah fluktuasi harga komoditas dan pertumbuhan yang lebih lambat dari mitra dagang terbesar, yaitu China,” ujar dia dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (12/11/2025).

Dia melanjutkan, jika langkah-langkah stimulus fiskal dapat dipertegas maka daya beli dan konsumsi pun bisa ikut meningkat. Dengan demikian, pasar konsumen Indonesia berpotensi mencatatkan pertumbuhan yang kuat.

Selain sektor konsumsi, dia menilai industri nikel Indonesia tetap menjadi sektor andalan meskipun volatilitas harga komoditas dapat memengaruhi prospek permintaan. Tak hanya itu, pemangkasan suku bunga global dan stimulus dari China memberikan dorongan positif. Di sisi lain, ketegangan geopolitik, terutama di kawasan Asia-Pasifik, serta konflik yang terus berlanjut di Ukraina dan Gaza, dapat menambah risiko terhadap aliran perdagangan dan sentimen investor.

Apabila ditelusuri lebih lanjut, valuasi pasar Indonesia, baik berdasarkan rasio P/E (Price to Earnings Ratio) maupun PBV (Price to Book Value) tergolong menarik ketimbang dengan negara-negara sejenis di kawasan Asia dan hasil imbal hasil obligasi.

Menurutnya, terdapat beberapa sektor yang masih berada di bawah rata-rata historis, yakni telekomunikasi, barang konsumen, dan keuangan. Sebaliknya, pertumbuhan pasar modal diperkirakan akan didorong oleh sektor barang konsumen, kesehatan, dan keuangan, sementara sektor komoditas mungkin tetap kurang menggairahkan.

Melihat kondisi tersebut, BNI Sekuritas menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara base case diperkirakan berada di sekitar 9.100. Sedangkan, dengan rentang kasus bearish dan bullish di 7.100 hingga 10.700. Lalu, potensi kenaikan IHSG diperkirakan dapat mencapai 24%.

“Dengan proyeksi pertumbuhan yang stabil dan peluang investasi yang menarik di sektor-sektor tersebut, Indonesia menunjukkan potensi yang solid dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang ada,” tukasnya.

Prospek pasar saham Indonesia yang menjanjikan menimbulkan optimisme tersendiri bagi BNI Wealth Management. Terbukti, hingga Oktober 2025, portofolio saham kelolaan BNI Wealth Management mampu tumbuh 34%.

Selain itu, berdasarkan data internal BNI, jumlah nasabah BNI Emerald juga tumbuh 7% year on year (yoy) per Oktober 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh kepercayaan nasabah dalam mengelola aset mereka di BNI, yang tercermin dari pertumbuhan dana kelolaan atau asset under management (AUM). Tercatat bahwa total AUM (DPK, Investasi, dan Bancassurance) BNI mengalami kenaikan 11% yoy dengan AUM Investasi spesifik tumbuh 13% yoy.

BNI Emerald pun semakin aktif Produk ini hadir untuk meningkatkan kehidupan nasabah melalui layanan perbankan yang personal dan premium sesuai kebutuhan nasabah. Produk dan layanan ini telah dikurasi melalui nasihat terbaik dari tim professional BNI Emerald, sehingga dapat menjadi solusi dalam mencapai tujuan dan ambisi keuangan nasabah. Berbagai keistimewaan layanan BNI Emerald menjadikan gaya hidup nasabah lebih eksklusif dan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menghadapi segala kemungkinan.

Para nasabah BNI Emerald pun dapat mengalokasikan kekayaannya ke dalam produk investasi. Sebab, BNI meyakini bahwa setiap perencanaan akan semakin mudah dicapai jika nasabah memiliki strategi yang tepat sesuai nasihat dari ahlinya.

Lebih lanjut, keberadaan Dedicated Relationship Managers & Investment Specialists BNI yang berpengalaman dapat menjadi akses untuk membuka seluruh potensi keuangan nasabah. Hal ini supaya para nasabah semakin mudah mencapai tujuan finansialnya dengan memperoleh nasihat yang komprehensif dan menyeluruh dari tim ahli BNI Emerald.

BNI pun percaya bahwa setiap nasabah memiliki profil, kebutuhan dan tujuan yang sangat unik dalam merencanakan masa depan finansialnya. Oleh karena itu, BNI Emerald menawarkan solusi finansial melalui berbagai produk terbaik yang dapat dipersonalisasikan sesuai kebutuhan dan profil nasabah. Produk-produk yang ditawarkan BNI Emerald antara lain produk tabungan, reksa dana, obligasi, treasury/structured, saham, dan bancassurance

 

 

(rah/rah)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .